Kegiatan Bermain Origami Dalam Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini
Abstract
Secara umum, istilah anak usia dini merujuk pada anak-anak yang masih berusia 0-8 tahun. Sebab kajian dalam rumpun keilmuan PAUD menyatakan bahwa PAUD dulaksanakan sejak usia 0-8 tahun atau lebihdikenal dengan istilah "usia emas". Sementara dalam ruang lingkup anak usia dini meliputi bayi (0-1tahun), balita (2-3 tahun), kelompok bermain (3-6 tahun) dan usia sekolah awal (6-8 tahun). Pada usia seperti inilah anak sangat membutuhkan stimulasi sesuai kelompok usia dan kemampuannya. Oleh karena itu, tahapan perkembangan pada anak usia dini mulai dari fisik, kognitif, bahasa ,emosi dan sosial. Apa sih yang dimaksud dari tahapan tersebut diatas?Anak mempunyai tahapan dalam perkembangannya, Perkembangan fisik anak usia dini yang berfokus pada pertambahan berat badan, tinggi, otak serta keterampilan motorik kasar dan halus.Motorik kasar yaitu kemampuan anak untuk bergerak, melompat, dan berlarian.Motorik halus yaitu,kemampuan dan keterampilan fisik yang lebih melibatkan otot kecil dan koordinasi pada mata dan tangan. Salah satu untuk meningkatkan motoric halus anak adalah dengan bermain origami, Permainan ini dilakukan di rumah origami langit biru, disini anak-anak akan diajarkan oleh si pemateri bagaimana cara melipat, memegang gunting dan mengunting serta merekatkan gambar, semua dilakukan dengan menggunakan jari-jemari Tujuannya adalah melatih perkembanagn motoric halus anak agar kedepannya semakin bisa berfungsi sesuai thapan perkembanagn berikutnya dan tujuan lainnya adalah membuat anak happy dengan happy anak-anak akan melakukan hal lain secara smart
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Daen g Sari, Dini P. 1996. Metode Mengajar di Taman Kanak-Kanak. Depdikbud
Elizabeth Hurlock. 1998.Perkembangan Anak. Jakarta : Erlangga.
Iva Noorlaila. (2010). Panduan Lengkap Mengajar PAUD. Yogyakarta: Pinus Book Publisher
https://meenta.net/motorik-halus-menurut-ahli
Hasanah, N., Mappapoleonro, A. M., & Yudha, C. B. (2019, December). Upaya Meningkatkan Motorik Halus melalui Media Kolase. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara.
MS Sumantri. Model Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. (Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Tenaga Perguruan Tinggi, 2005)
Pertiwi, H., & Darsinah, M. (2013). Pengaruh Permainan Origami Terhadap Motorik Halus Anak Usia Dini Di TK A Pertiwi Dharmarini Saradan Pemalang Tahun Pelajaran 2012/2013 (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Wisudayanti, K. A. (2019). Peningkatan motorik halus anak usia dini di era revolusi industri 4.0. Purwadita: Jurnal Agama dan Budaya, 1(2), 8-13.
Widiyawati, J., Hidayat, H., & Armida, A. (2020). Kegiatan Bermain Origami Dalam Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini Di Raudhatul Athfal Al-Akhyar Bungo (Doctoral Dissertation, Uin Sulthan Thaha Saifuddin Jambi).
DOI: http://dx.doi.org/10.30700/jm.v3i2.1430
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Copyright (c) 2023 JUDIMAS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.